Tentang "Imam"

My photo
Bogor (16124) Bandung (40162) Cikampek (41373) Serpong (15314), Jawa Barat, Indonesia
Unpredictable, moody, smart, friendly.

A Piece Of Me

SiteMeter

04 November 2008

A man once sang to me:

Look at you.. you’re saving the world on your own
But it passes so slow
‘cause In a city of devil we live
Where I can feel the fire of the city light burn
You know what??? It’s really hard to find an angel in hell,..
It’s like I’m flying alone and I feel like I don’t belong here
And It’s bad cause I can’t tell right from wrong
And why do I have been here so long???
So I guess.. I can’t make my way back home
What if I wanted you here with me right now???
Would you join me sit right next to me in this city of devil,...
For God sake I can’t accept NO answer for this time,..
So what would you say???

...(being old) A Quarter Of Century...

3 November 2008


“aku memang terlanjur mencintaimu,.. dan tak pernah sesali itu,.. seluruh jiwa telah keserahkan,.. menggenggam janji setiaku,.. ku mohon jangan jadikan semua ini alasan kau menyakiti ku,.. meskipun cinta mu tak hanya untuk ku, tapi coba lah sejenak mengerti,...”


Agh,.. sapa sih yang nelpon gw malem2 gini??? Ehm,.. nomor asing nih??? Perasaan yang tau no axis gw dia Cuma doang? Apa mungkin emang dia yang nelpon gw??? Tapi ga mungkin juga semenjak kita perang hebat kemaren dia mo “ngalah” buat nelpon gw duluan???

Gw: allow

Yang nelpon gw: lama amat sih lo angkat nya?

Gw: oh,.. elo Ky (dengan suara yang ga semangat setelah tau yang nelpon gw bukan dia)

Yang nelpon gw: sorry kayak nya lo gi ngeharepin telpon dari orang laen ya?

Gw: ya.. gitu deh ky,..

Yang nelpon gw: happy birthday anyway ya dude, blom telat kan gw ngucapinnya?

Gw: Ya blom lah,.. gw kan pas lahir juga jam 11 malem itu artinya lo ngucapinya kecepetan 1,5 jam Ky..

Yang nelpon gw: whakakaka syukur deh klo gw ga telat ngucapinnya

Gw: thanx anyway

Yang nelpon gw: gmana kabar orang bukopin? Dapet apa dari dia?

Gw: ga dapet apa-apa Cuma sms ucapan selamet doang

Yang nelpon gw: Cuma itu doang?

Gw: yups...

Yang nelpon gw: kok bisa? lo gi da masalah ma dia?

Gw: emang sih kemaren gw sempet perang mulut kecil ma dia, ya.. jd gini deh akhir nya

Yang nelpon gw: perang mulut gmana?

Gw: ya ada lah masalah yang bikin gw emosi ma dia,.. mungkin maksud dia Cuma becanda tapi dia juga ga tau kalo gw baru dapet masalah yang bikin gw emosi yah,.. dia juga yang kena semprot dari gw

Yang nelpon gw: oh,.. dah lo jelasin duduk perkaranya kan?

Gw: udah lah,.. tapi yah.. gini lah akhir nya, lo tau dia kan paling ga mau ngalah n gw juga cape klo musti ngalah mulu, ga asik banget klo dia gi marah diem terus.. bukan nya diomoning biar masalah nya cepet kelar, kayak anak kecil banget Ky,.. padahal lo tau sendiri dia ama gw tuaan sapa

Yang nelpon gw: iya juga sih,.. trus gmana dong?

Gw: ya gimana-gimana... yang jelas buat kali ini gw dah minta maaf ma dia, tapi buat ngalah lagi kayak nya ga deh Ky,.. dah cukup kemarenan gw ngalah mulu

Yang nelpon gw: sayang lo klo ampe kehilangan barang bagus, pa lagi hubungan lo dah mayan jauh

Gw: bodo ah,.. males juga lama-lama gw ma dia Ky,..

Yang nelpon gw: ya udah mo gw bantuin ngomong ma dia ga? Sapa tau hubungan lo bedua masih bisa diselametin

Gw: ga usah bego deh Ky,.. ngapaian juga lo ngomong ma dia,.. kalo pun ada keiinginan dari dia buat ngeberesin hubungan nya ama gw, gw pengen nya itu dateng dari diri dia sendiri bukan dari lo,.. ga enak dia nya juga klo musti lo ikut campur masalah gw ma dia

Yang nelpon gw: ok gw Cuma nawarin doang kok, btw bsok balik ngantor mo ngikut nonton bareng anak2 ga?

Gw: males ah gw klo nonton,.. gi pengen karaoke di inul nih,.. karaoke-an aja Ky,.. gw yang bayar deh

Yang nelpon gw: halah,.. ya udah ntar gw ngomong ma anak2 dulu, tapi klo jadi karaoke lo yang bayar yah

Gw: ok

Yang nelpon gw: yah weish deh, bsok gw telpon lagi ok

Gw: sip

Yang nelpon gw: happy blessing birth day dude

Gw: thank you Ky,...


Bila rasa ku ini rasa mu,.. sanggupkah engkau menahan sakit nya terkhianati cinta yang kau jaga,.. coba,.. bayangkan kembali bertapa hancur nya hati ini kasih,... semua telah terjadi,...


Too good to be true (again)

31 October 2008

Ngutip dari Milis Tetangga...

Dikisahkan, di sebuah pesta perpisahan sederhana pengunduran diri
seorang direktur. Diadakan sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan,
dan kritikan dari anak buah kepada mantan atasannya yang segera
memasuki masa pensiun dari perusahaan tersebut.

Karena waktu yang terbatas, kesempatan tersebut dipersilahkan
dinyatakan dalam bentuk tulisan. Diantara pujian dan kesan yang
diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadikan kemudian dibacakan
di acara tersebut, yakni sebuah catatan dengan gaya tulisan coretan
dari seorang office boy yang telah bekerja cukup lama di perusahaan
itu.

Dia menulis semuanya dengan huruf kapital sebagai berikut:

"Yang terhormat Pak Direktur. Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan
kata "tolong", setiap kali Bapak memberi tugas yang sebenarnya adalah
tanggung jawab saya. Terima kasih Pak Direktur karena Bapak telah
mengucapkan "maaf", saat Bapak menegur, mengingatkan dan berusaha
memberitahu setiap kesalahan yang telah diperbuat karena Bapak ingin
saya merubahnya menjadi kebaikan.

Terima kasih Pak Direktur karena Bapak selalu mengucapkan "terima
kasih" kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk
Bapak.Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang
kecil seperti saya sehingga saya bisa tetap bekerja dengan
sebaik-baiknya, dengan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan
dikecilkan. Dan sampai kapan pun bapak adalah Pak Direktur buat saya.
Terima kasih sekali lagi. Semoga Tuhan meridhoi jalan dimanapun Pak
Direktur berada. Amin."

Setelah sejenak keheningan menyelimuti ruangan itu, serentak tepuk
tangan menggema memenuhi ruangan. Diam-diam Pak Direktur mengusap
genangan airmata di sudut mata tuanya, terharu mendengar ungkapan hati
seorang office boy yang selama ini dengan setia melayani kebutuhan
seluruh isi kantor.

Pak Direktur tidak pernah menyangka sama sekali bahwa sikap dan ucapan
yang selama ini dilakukan, yang menurutnya begitu sederhana dan
biasa-biasa saja, ternyata mampu memberi arti bagi orang kecil seperti
si office boy tersebut. Terpilihnya tulisan itu untuk diabadikan,
karena seluruh isi kantor itu setuju dan sepakat bahwa keteladanan dan
kepemimpinan Pak Direktur akan mereka teruskan sebagai budaya di
perusahaan itu.

Pembaca Yang Budiman,

Tiga kata "terimakasih, maaf, dan tolong" adalah kalimat pendek yang
sangat sederhana tetapi mempunyai dampak yang positif. Namun mengapa
kata-kata itu kadang sangat sulit kita ucapkan? Sebenarnya secara
tidak langsung telah menunjukkan keberadaban dan kebesaran jiwa sosok
manusia yang mengucapkannya. Apalagi diucapkan oleh seorang pemimpin
kepada bawahannya.

Pemimpin bukan sekedar memerintah dan mengawasi, tetapi lebih pada
sikap keteladanan lewat cara berpikir, ucapan, dan tindakan yang mampu
membimbing, membina, dan mengembangkan yang dipimpinnya sehingga
tercipta sinergi dalam mencapai tujuan bersama.

Tentu bagi siapapun kita perlu membiasakan mengucapkan kata-kata
pendek seperti terima kasih, maaf, dan tolong dimana pun, kapan pun,
dan dengan siapa pun kita berhubungan. Dengan mampu menghargai orang
lain minimal kita telah menghargai diri kita sendiri.._,_.___

NB
:: Sumpah Cerita Yang Sangat Menyentuh,... buat gw yang ga pernah terbiasa berbasa-basi mengucapkan ke-3 kata yang dibahas diatas, cerita diatas bisa bikin gw mikir kalo muley hari ini ke-3 kata itu harus mulai diucapkan dari bibir ini. ehm.. semoga saja...:
NB:

29 October 2008

Ordinary Me (Part 2)


There is a moment in our live when we
Find ourselves at a crossroad, afraid, confused without road map
The choice we make in those moments can define the rest of our days

Of course, when faced with the unknown
Most of us prefer to turn around and go back

But once in a while, people push on to something better
Something found just beyond the pain of going it alone
And just beyond the bravery and courage it takes
To let someone in,..

Or to give someone a second chance

Something beyond the quite persistence of a dream

Because it’s only when you’re tested that you truly discovered who you are
And it’s only when you’re tested that you discovered who you can be
The person you want to be does exist
Somewhere on the other side of hard work and faith and belief
And beyond heartache and fear of what lies ahead

Ordinary Me (Part 1)

My place is just a place somewhere in the world

Maybe it’s a lot like your world

Maybe it’s nothing like it

But if you look closer, you might see someone like you

Someone trying to find their way

Someone trying to find their place

Someone trying to find their self

Sometimes it’s easy to feel like you’re the only one in the world

Who’s struggling, who’s frustrated or unsatisfied or barely getting by

But that feeling’s a lie

And if you just hold on

Just find the courage to face it all for another day

Someone or something will find you and make it all okey

Because we all need a little help sometimes...

Someone to help us hear the music in the world

To remind us that it won’t always be this way

That someone is outhere

And that someone will find you